Sabtu, 23 Januari 2016

Kunti vs predator #4

               *KUNTILANAK VS PREDATOR*
              Joy Read And Laugh ( Episode 4 )

Disaat matahari berganti shift dengan bulan tanda bahwa saat itu adalah malam hari. Saat aceng predator sedang ninyuh indomi rasa soto bagong yang dileob ku ci termos karena merasa kelaparan gara2 seharian dia melakukan penyerangan. Datanglah kuntilanak injeksen mengganggunya
"hihihihi..." *bari ngapung*
"anyeng saha eta..?" *kaget*
"hihihihi.." *menampakan diri*
"kun.. Kun.. Kunyuk.., eh kuntiii :((( Mas nyerah mas nyerah..!!! " *melambaikan tangan*
Lalu 2 detik kemudian datanglah si botak harri panca
"apa yang anda alami saat uji nyali disini..?"
" tadi pas saya lagi ninyuh indomi rasa soto bagong, saya mendengar suara perempuan ketawa, lalu saya melihat ada perempuan berbaju putih, rambutnya kucel jiga si limbad, giginya ada beheulnya, tarangnya jenong, irungnya orongoh, seremlah pokoknya mah :("
"apa perempuan yang anda maksud yang sedang duduk di bawah tangkal toge itu bukan?"
"iya betul.. Kok mas hari panca juga bisa liat..?!?"
"eta mah pamajikan aing aisiaaa :((" *tinggang*
"tapi ada lagi yang aneh mas, dari tadi saya mencium aroma busuk, sampai sekarang bau itu masih menyengat.."
"owh.. Eta mah aing busiat"
"ombeh aisiaaaa :(((("

Disaat aceng predator sedang diwawancara ku si hari panca. Eta mah sikuntilanak injeksen langsung menyerang si aceng tanpa ampun. Aceng predator pun terjatuh tak berdaya :'(((
" ha..ha..ha.. hakan siah koplok..!"
"akan kubalas kau. Terima serangan dari aing. Jurus bangkong kagencet..! Hiaaattt..!!!"
"apa? Tidaaakkk :(((("
Sikunti pun di fatality ku si aceng lalu ia pun terjatuh dan tak bisa bangkit lagi.
Disaat aceng predator akan menghabisi ceu edoh alias kuntilanak injeksen, datanglah seorang ustadzah yang tak lain adalah si entis yang ternyata masih hidup, dia diselamatkan oleh mamah dedeh dan entis pun konon di kirim ka gunung halu untuk pasantren kilat dan belajar bela diri

Entis pun langsung menolong ceu edoh dan menjelaskan bahwa aceng predator tak bisa dikalahkan dengan senjata karena entis tahu kalau aceng predator sebenarnya adalah sabangsaning iblis yang menyesatkan umat manusia
"jadi dia adalah jurig juga..?"
"jadi kamu teh udah jadi jurig..?"
"aisia teu ningali dangdanan aing kitu..?"
"haaarr ai sugan teh maneh teh budak blackmetal :(("

Tiba-tiba aceng menghajar mereka berdua dengan menembakan bedil angin. Lalu entis membalas dengan memakai jurus tasbeh listrik, aceng pun kasetrum. Lalu aceng membalas lagi dengan serangan seblak seuhah. entis pun tersungkur ke tanah. Sementara ceu edoh alias kuntilanak injeksen pun tak bisa berbuat apa - apa,  Entis yang teringat pesan dari gurunya yaitu mamah dedeh bahwa aceng predator sang jelmaan dari iblis dapat dikalahkan dengan membaca ayat kursi, entis pun lalu membaca ayat kursi
"bismika alohuma ahya wabismikaamut"
"lain belegug :(( eta mah do'a rek he'es sateh"
"eh iya i am forget mom :(("

kela kela.. Naha ujug2 aya mamah dedeh ? || bae atuh da na cerita ieu mah apapun bisa terjadi sateh :(((

Entis pun membaca ayat kursi dan aceng predator pun berteriak kepanasan hingga terbakar asmara :((((
Aceng predator pun musnah. Lalu apa yang terjadi pada ceu edoh ? Ternyata ceu edoh pun sudah menjadi abu gosok karena tak sengaja mendengar ayat kursi yang dibacakan oleh si entis. Ceu edoh pun mati untuk yang ke-3 kalinya :((
"anjir poho euy.. Kan ceu edoh teh jurig juga sama kaya si aceng predator :(("

Lalu jasad ceu edoh yang berbentuk abu gosok pun dipake ku ibu2 arisan keur murulukan tikotok :((( Walau aceng predator sudah modar, tapi bumi masih dalam bahaya selama para koruptor masih hidup merajalela dibumi. Entis pun pergi meninggalkan kenangan bersama ceu edoh dan meminang seorang perawan berumur 20 tahun tapi sudah menjanda selama 27 tahun dan memiliki 8 orang anak dari 5 Bersaudara

ngerti teu maksud aing..? || henteu.. || sarua aing ge lieur :((((

Demikian akhir cerita ini.
Hikmah cerita adalah
-jangan suka balas dendam
-jangan musyrik
-jangan suka ngegosip
-jangan makan beng-beng disanguan
-jangan murulukan tikotok pake lebu

~Tamat~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar